Showing posts with label internet. Show all posts
Showing posts with label internet. Show all posts

Dituduh Menjiplak, Facebook Bayar US$ 65 Juta!!!


San Francisco - Kesalahan dari sebuah biro hukum membuka tabir rahasia bahwa pendiri Facebook, Mark Zuckerberg membayar US$ 65 juta sebagai uang damai untuk mengakhiri kasus terkait asal muasal Facebook.

Dikutip detikINETdari Vnunet, Rabu (11/2/2009), Zuckerberg memang pernah digugat oleh dua rekannya semasa kuliah di Universitas Harvard yang bernama Cameron dan Tyler Winklevoss.

Pasalnya, Zuckerberg dituding telah menjiplak ide pembuatan Facebook dari situs jejaring ConnectU yang dibuat para penggugat. Zuckerberg berhasil lolos dari kasus tersebut melalui sebuah kesepakatan dengan ConnectU.

Detail penyelesaian kasus itu sebenarnya dirahasiakan. Namun biro hukum yang mewakili ConnectU, Quinn Emmanuel Urquhart Oliver & Hedges secara ceroboh menyebutkan besarnya uang yang harus dikeluarkan Facebook dalam sebuah newsletter.

Diungkap bahwa bahwa uang sejumlah US$ 65 juta itu dibayar dalam bentuk tunai dan saham. Dengan nilai perusahaan yang berada di kisaran miliaran dollar, jumlah tersebut dinilai amat kecil bagi Facebook.


Sumber :Blogku adalah ladang uangku

UNGKAP PENYARINGAN MENGEJUTKAN GOOGLE DI CHINA


Google katakan tidak pada pengawasan internet oleh PKC, dan mendapatkan dukungan dari masyarakat. Namun dalam negosiasi dengan PKC di masa yang akan datang, apakah Google akan benar-benar mampu “tidak melakukan kejahatan”, pasti akan mengundang sorotan dunia. (AFP/GETTY IMAGES)

Google katakan tidak pada pengawasan internet oleh PKC, dan mendapatkan dukungan dari masyarakat. Namun dalam negosiasi dengan PKC di masa yang akan datang, apakah Google akan benar-benar mampu “tidak melakukan kejahatan”, pasti akan mengundang sorotan dunia. (AFP/GETTY IMAGES)
(Epochtimes.co.id)
Kasus Google kembali undang sorotan dari masyarakat internasional terhadap kerjasama untuk menyaring informasi di China antara Google dengan PKC. Bicara mengenai rencana hengkangnya Google dari China, pihak Google menyatakan penolakan untuk melakukan penyaringan informasi bebas yang beredar yang diberlakukan PKC.
Beberapa hari lalu, reporter Epoch Times mencoba untuk melakukan perbandingan penelusuran (searching) kata-kata yang sensitif lewat Google berbasis bahasa mandarin yang disederhanakan (RRC), dengan Google berbasis bahasa mandarin tradisional (Taiwan), serta Google berbahasa Inggris, dengan hasil penelusuran yang sangat mencengangkan.
Dalam uji coba penelusuran tersebut digunakan 5 kata kunci sensitif yakni: Falun Gong, Penangkapan Jiang Zemin, Bakar Diri di Tiananmen, Peristiwa Tiananmen 4 Juni, dan Dalai Lamma, semua kata-kata tersebut di-input ke dalam tiga versi Google yang berbeda tersebut dengan menggunakan bahasa Mandarin versi disederhanakan untuk dilakukan perbandingan. Ketiga versi Google yang dimaksud adalah www.google.cn (versi RRC), www.google.tw (versi Taiwan), dan www.google.com (versi bahasa Inggris).
Hasil penelusuran menunjukkan, masyarakat awam China yang membaca berita yang berhubungan dengan Falun Gong, jumlahnya hanya sekitar 3% dari total pembaca berita tersebut di seluruh dunia. Apa lagi dengan adanya penyaringan informasi, rakyat China hanya bisa melihat berita negatif mengenai Falun Gong yang dibuat oleh pemerintah PKC, dengan kata lain, 97% dari keseluruhan informasi mengenai Falun Gong yang berbeda dengan versi buatan pemerintah PKC telah diblokir.
Angka tersebut diperoleh dari lingkungan situs internet yang beredar bebas, jika mempertimbangkan berbagai sistem pembatasan dan firewall yang ada di China, diyakini bahwa berita mengenai Falun Gong akan diblokir dengan lebih ketat dan lebih serius lagi.
Hal serupa juga berlaku untuk masalah “Peristiwa Tiananmen 4 Juni” dan masalah “Tibet”, jumlah informasi yang dapat diperoleh rakyat China sangat minim jika dibandingkan dengan para pengguna di luar negeri, dan bisa dikatakan juga telah dimanipulasi sedemikian rupa sesuai dengan keinginan pihak penguasa PKC.
Karena adanya perbedaan waktu dan wilayah, hasil penelusuran yang didapat dari Google mungkin ada sedikit selisih, namun secara umum, perbedaan ini tidak banyak mempengaruhi hasil statistik. Artikel berikut adalah contoh dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh reporter pada 19 Januari 2010 lalu, bahwa keadaan pemblokiran informasi di Google adalah sebagai berikut:
Hasil penelusuran kata kunci “Falun Gong”
Falun Gong, atau yang disebut juga Falun Dafa, adalah metode kultivasi beraliran Budha yang berprinsip pada “Sejati-Baik-Sabar” (Zhen-Shan-Ren). Setelah dimulai penyebarannya oleh Master Li Hongzhi sejak Mei 1992 silam, hingga kini praktisi Falun Gong telah mencapai ratusan juta orang yang tersebar di lebih dari seratus negara di seluruh dunia.
Sementara di China, mantan pemimpin PKC Jiang Zemin yang iri hati memulai penindasan terhadap Falun Gong dan seluruh praktisinya sejak Juli 1999, hingga saat ini penindasan tersebut telah berlangsung 11 tahun lamanya, dan Falun Gong telah 11 tahun menentang penindasan itu.
Terutama setelah terbongkarnya informasi pengambilan organ tubuh praktisi Falun Gong secara hidup-hidup oleh PKC untuk dikomersilkan, dunia begitu terguncang karenanya. Sehingga “Falun Gong” menjadi salah satu peristiwa yang paling disoroti oleh umat manusia di seluruh dunia, kata “Falun Gong” menjadi kata yang hangat dibicarakan selama ini.
Di situs Google di China, jika dilakukan penelusuran dengan kata “Falun Gong” dalam ejaan huruf mandarin yang disederhanakan, hasil yang didapat adalah 33,100 buah informasi, reporter pun mencoba menelusuri 20 halaman pertama informasi tersebut, yang semua isinya adalah ‘kecaman’ yang bertolak belakang.
Semua informasi berasal dari situs kantor berita Xinhua, Ren Min, kantor berita CCTV, dan berbagai media massa milik PKC lainnya, serta sejumlah instansi rakyat yang berada di bawah kendali PKC.
Di situs Google di Taiwan, hasil penelusuran dengan kata yang sama diperoleh 1.110.000 buah informasi, atau sekitar 33,5 kali lipat lebih banyak daripada yang didapat dari situs Google di China. Informasi pertama berasal dari Wikipedia yakni pengenalan mengenai Falun Gong, yang merupakan informasi dari pihak ketiga, menyusul informasi dari situs awam, informasi dari situs Falun Dafa, pengambilan organ tubuh praktisi Falun Gong secara hidup–hidup oleh PKC, serta berbagai kasus mengenai penindasan terhadap Falun Gong di China, dan lain sebagainya.
Sementara di situs Google berbahasa Inggris, hasil penelusuran mencapai 1.100.000 buah informasi, atau 33,2 kali lipat lebih banyak daripada hasil penelusuran lewat Google China. Jumlah ini nyaris sama dengan yang didapat dari Google Taiwan, 4 informasi pertama pada dasarnya memuat konten yang sama, hanya urutan informasi kedua dan ketiga saling berganti. Secara keseluruhan, dari hasil penelusuran yang didapat, di antaranya juga ada sedikit informasi negatif mengenai Falun Gong, namun sebagian besar adalah informasi positif dan pemberitaan yang sifatnya independen.
Menurut hasil penelusuran, di China semua informasi mengenai “Falun Gong” yang dilihat oleh warga hampir semuanya adalah berita negatif hasil rekayasa PKC, dan berita tersebut hanya mencakup 3% dari total berita bebas, atau dengan kata lain 97% berita lain yang positif mengenai Falun Gong dan info yang tidak memihak telah disaring oleh Google China.
Hasil penelusuran kata kunci“Penangkapan Jiang Zemin”
Pada 17 Desember 2009 lalu, pengadilan Argentina telah membuat suatu keputusan yang bersejarah, yakni Hakim Lamadrid menurunkan perintah penangkapan terhadap mantan pemimpin tertinggi PKC Jiang Zemin, berikut Luo Gan yang merupakan mantan Sekretaris Badan Legislatif dan merangkap mantan Kepala Kantor 610, dengan tuduhan keduanya telah melakukan penindasan terhadap Falun Gong dan telah melakukan “Genosida”. Media massa luar negeri, termasuk Reuters pun sempat memberitakan peristiwa ini, “penangkapan Jiang Zemin” pun segera mengundang reaksi dari berbagai kalangan masyarakat.
Penelusuran dengan kata “penangkapan Jiang Zemin” pun dilakukan di 3 versi Google yang berbeda, dan di Google China hasilnya hanya 8.690 buah. Reporter menelusuri satu persatu 10 halaman pertama, kata yang cocok dengan penelusuran itu pun hanya kata “penangkapan” atau kata “Jiang Zemin”, dan tidak ada satu pun informasi yang memuat mengenai “penangkapan Jiang Zemin”, dan bahkan sama sekali tidak ada satu pun hasil penelusuran yang berhubungan dengan perintah penangkapan yang diberlakukan oleh pengadilan Argentina terhadap Jiang Zemin.
Sementara di Google Taiwan dan Google berbahasa Inggris, hasil penelusuran untuk kata “penangkapan Jiang Zemin” masing–masing mencapai 129.000 buah dan 981.000 buah. Di halaman pertama hasil pada situs Google Taiwan adalah “penangkapan Jiang Zemin”, menyusul berita oleh Reuters, NTDTV, serta media Dajiyuan sehubungan dengan perintah penangkapan terhadap Jiang Zemin oleh Pengadilan Argentina; lalu di situs Google berbahasa Inggris, berita pertama adalah oleh media Dajiyuan mengenai “penangkapan Jiang Zemin”, menyusul pemberitaan oleh instansi masyarakat berjudul “mengadili partai komunis”, lalu VOA dan Reuters juga memberitakan mengenai “penangkapan Jiang Zemin”.
Berdasarkan perbandingan tersebut didapati, peristiwa besar berskala internasional seperti “penangkapan Jiang Zemin”, hasil penelusuran di Google China hanya 6,7% saja dari Google Taiwan dan hanya 0,9% dari Google berbahasa Inggris. Sementara berita “penangkapan Jiang Zemin” yang sebenarnya telah disensor di China. Meskipun reporter tidak membuka semua hasil penelusuran di Google China sebanyak 8.690 buah informasi, namun dari prinsip kecocokan, dimana tidak muncul sama sekali satu pun kosa kata yang utuh untuk pencarian kata “penangkapan Jiang Zemin”, bisa dipastikan untuk halaman berikutnya hingga akhir tidak akan pernah ditemukan kata–kata tersebut. (Wu Weilin/The Epoch Times/lie)


Sumber : Blogku adalah ladang uangku

Fupei, Gunakan Bahasa Daerah, Hemat Anggaran Negara



Laporan, Tri Mujoko Bayuaji, Jakarta

Keberadaan Fupei memang belum setenar Facebook atau Twitter. Namun, mengandalkan konten yang lebih meng-Indonesia, termasuk penggunaan bahasa lokal beberapa daerah, member situs pertemanan yang dirintis Sanny Gaddafi ini terus berkembang. Seperti apa?


Sosok Sanny Gaddafi tak ubahnya pemuda lain. Gaya busana gaul lengkap dengan sepatu sneakers di kaki. Fisik Sanny juga terawat karena fitness rutin yang dijalani. Ciri lain pria kelahiran Bekasi, 25 Agustus, 29 tahun lalu ini adalah laptop 12 inci yang setia dibawanya. Ya, untuk mengembangkan Fupei (www.fupei.com), Sanny cukup melakukannya dengan perangkat komputer yang bisa ditenteng itu.

‘’Fupei tidak punya kantor. Asalkan ada koneksi internet, setiap hari saya bisa memantau Fupei di mana saja,” ujar Sanny, pengembang situs Fupei saat ditemui JPNN di sebuah pusat perbelanjaan di Bekasi, Jawa Barat. Bersama temannya, Fu Marlin

da Yumin, Sanny mengembangkan Fupei sejak 2004. Sanny yang berlatar pendidikan IT, bertugas sebagai web developer, sementara Linda yang memiliki latar dari finance, mengurus keuangannya.

Menceritakan ikhwal ketertarikan Sanny pada situs pertemanan, seperti halnya remaja lain. Itu terjadi saat Sanny masih mengenyam bangku kuliah di Kampus Universitas Bina Nusantara Jakarta. Ketika itu, situs pertemanan Friendster (FS) begitu populer di kalangan mahasiswa. Jika ada mahasiswa menggunakan internet, salah satu yang dibuka pasti FS. “Waktu itu booming banget, nggak normal, karena yang akses internet tidak sebanyak sekarang,” ujarnya dengan nada penasaran.

Ketertarikan Sanny adalah pada cara FS merangkul para member (anggota). Cukup dengan saling berbalas testimoni, para anggota bisa saling berkomunikasi dengan teman baru ataupun lama. Adalah komunikasinya dengan Linda, teman FS Sanny saat itu, yang akhirnya memutuskan untuk mencoba membuat situs pertemanan sendiri.

‘’Pas dibuat, ternyata cuma gitu doang,” ujar Sanny mengilustrasikan betapa mudah cara pembuatan web-nya. Pada Mei 2004, Sanny bersama Linda memperkenalkan Fupei kepada teman-teman mahasiswanya. Iklan dari mulut ke mulut itu pun akhirnya menjadikan jumlah Fupeis (sebutan untuk member Fupei, red) berkembang. “Waktu itu konsep masih mirip sama FS. Ternyata responsnya bagus,” ujarnya.

Disebut Fupei karena situs itu untuk pertemanan khusus orang Indonesia. Simak saja kepanjangannya: Friends Uniting Program Especially Indonesian. Slogan yang dimiliki Fupei pun sangat sederhana: without friends, we’re nothing (tanpa teman, kita bukan siapa-siapa, red). “Karena memang tanpa member, Fupei tidak akan menjadi apa-apa,” jelasnya.

Setiap waktu Fupei terus berkembang. Seperti halnya situs pertemanan, Fupei juga memiliki fitur status, forum, album foto, musik, video, blog, ataupun game. Karena situs ini dibuat asli Indonesia, pengembangan yang dilakukan pun memasukkan konten lokal yang tidak dimiliki situs pertemanan lain. “Yang paling terasa adalah bahasa daerah. Ada lima bahasa daerah yang sudah masuk di Fupei,” ujarnya bangga.

Lima bahasa daerah yang sudah dikembangkan adalah bahasa Jawa, Betawi, Sunda, Minang, dan Bugis. Sanny bertutur, keberadaan lima bahasa itu tidak akan terjadi tanpa bantuan Fupeis. Untuk satu bahasa daerah yang dikembangkan, paling tidak ada 10 member yang membantu Sanny.

Misalnya, untuk mengganti satu kata bahasa Indonesia menjadi bahasa Jawa, perlu perdebatan antar-Fupeis. Menurut Sanny, ada ribuan kata yang dimasukkan para Fupeis. Contohnya untuk kata “Anda, ada member yang menyodorkan kata “kowe’’, “sampeyan’’, dan sebagainya. Demikian juga untuk bahasa Betawi. Ada yang menyodorkan “lu’, atau “ente” sebagai pengantar.

‘’Usul itu yang dimasukkan para member, terus dicoba. Mana yang banyak setuju akhirnya dipakai,” jelasnya. Karena menganut konsep web 2.0, setiap member dan developer bisa berkomunikasi mengembangkan Fupei dengan interaksi dua arah. Menurut Sanny, pengembangan konten bahasa daerah hingga kini masih dilanjutkan. Bahasa daerah yang masih dikembangkan adalah bahasa Papua dan Palembang.

Interaksi antara developer dan member seperti ini jarang terjadi pada situs pertemanan lain. Menurut Sanny, tanpa dibayar sepeser pun, para Fupeis terus membantu mengembangkan Fupei. Apalagi, pertemanan yang dilakukan para member tidak hanya dilakukan di dunia maya. Pertemanan itu juga dilanjutkan dengan pertemuan antar-Fupeis. “Kalau Fupeis gathering (berkumpul), kami juga ikut. Tidak sebagai developer, tapi sebagai member biasa,” jelasnya.

Selama lebih dari lima tahun dikembangkan, banyak pula cerita mewarnai Fupei. Menurut Sanny, ada sejumlah Fupeis yang akhirnya berjodoh dan menikah. Salah satu yang cukup spesial adalah seorang mahasiswa Indonesia di Belanda yang akhirnya berjodoh dengan mahasiswi Indonesia di Kanada. Mulai perkenalan, pernyataan saling suka, semua terekam dalam Fupei.

‘’Jadi, mereka bisa ketemu karena Fupei,” ujarnya bangga. Penghargaan terhadap Fupei dari member juga muncul. Dalam sebuah kesempatan, ada seorang member memasang foto, tengah menancapkan bendera Fupei di puncak Everest, Nepal.

Bila dibandingkan dengan situs pertemanan luar negeri, Sanny menyebut ada juga Fupeis yang kecewa dengan situs buatannya. Bukan karena fitur yang dimiliki kalah dengan situs luar negeri. Tapi, mereka kecewa setelah tahu bahwa Fupei adalah buatan anak negeri. “Pertama senang sama Fupei. Komentarnya positif. Begitu tahu situs lokal, ada yang kecewa dengan sejumlah alasan,” tuturnya.

Padahal, jika dilihat lebih luas, situs pertemanan Fupei bisa menghemat anggaran negara. Kata Sanny, boleh peduli atau tidak, negara harus membayar biaya yang tinggi, untuk setiap akses situs luar negeri. Sementara, server Fupei yang disewa Sanny dan Linda berlokasi di Jakarta. Dalam hal ini, negara bisa mengeluarkan biaya lebih sedikit untuk setiap akses situs lokal yang dijelajahi.(jpnn/muh)

Blogku adalah ladang uangku

TOP ISPs di Indonesia


Langsung ya gan >> cekidot


Spoiler for Indonesia:



ane gak komen panjang2 tentang ini,, ntar dikira promo ISP tsb




Spoiler for di RUSIA:



kapan INDONESIA kayak gini




Spoiler for Indonesia dibanding negara2 didunia:



Indonesia cuman segini gan



Spoiler for Ini yg di Jakarta gan:




Spoiler for Ini yg di Bandung gan:




Spoiler for Ini yg di Semarang gan:




Spoiler for Ini yg di Surabaya gan:




Spoiler for Ini yg di Medan gan:




Spoiler for Daerah ane:


Blogku adalah ladang uangku

Asal Mula Nama Google yang Salah Ketik

Pastinya para pembaca sudah sangat kenal degan nama Google. Mesin pencari ini memang sangat familiar dengan para pengguna internet. Mulai dari fasilitas mesin pencari yang sangat cepat, google map, google mail, google translate dan banyak lainnya pastinya anda pernah menggunakannya. Tapi apakah anda tau asal mula kata Google?

Pada tahun 1996 Larry Page dan Sergey Brin membuat sebuah mesin pencari yang mereka sebut dengan nama “BackRub” nama ini berasal dari istilah “Back Link”. Namun pada bulan September 1997 terjadi pembicaraan untuk membahas kemungkinan nama yang baru untuk mesin pencari yang lebih canggih.

Universitas Stanford tempat Google dilahirkan tepatnya di Kantor Lary Page terjadi pembicaraan serius tentang permasalahan ini. Sean Anderson salah satu karyawan Lary Page kemudian mengusulkan nama “googolplex”. Kemudian Lary Page merespon kata itu dengan menyingkat menjadi googol. Googol sendiri memiliki arti sebuah angka yang sangat besar.

Kemudian Lary Page duduk di depan komputer dan mencoba melakukan pengecekan ketersediaan nama nomain Googol untuk didaftarkan. Namun Lary Page salah mengeja dan mengetik nama “google.com” alamat tersebut memang tersedia. Ternyata Lary Page suka dengan nama Google itu, beberapa jam setelah itu Lary Page mendaftarkan nama google.com atas nama dirinya dan Sergey Brin. Nama google.com tercatat pada tanggal 15 September 1997

sumber: http://kabarit.com/2009/04/asal-nama...g-salah-ketik/

Mempercepat Browsing Internet Explorer 8

internet explorer 8 images

Microsoft Internet Explorer 8 adalah salah satu web browser yang sangat baik selain Firefox, Chrome dan Opera. Jika anda suka berselancar / browsing menggunakan Internet Explorer 8 anda dapat menggunakan program IE Tweaker untuk melakukan tweak pada IE 8. Sehingga Internet Explorer akan lebih nyaman kita gunakan sesuai selera yang kita inginkan.

IE Tweaker adalah sebuah program untuk mengkonfigurasi dan melakukan tweak pada Internet Explorer. IE Tweaker merupakan freeware yang menarik yang akan membantu untuk memperbaiki berbagai masalah pada Internet Explorer. Sejumlah konfigurasi dan perbaikan dapat dengan mudah kita lakukan tanpa harus masuk secara manual ke registry.

IE Tweaker Features :

* Browsing Options : Options to turn of various features like smooth scrolling, clear type, animations, automatic image resizing or sounds.

* Clean Junk Files : Delete files that are automatically stored by Internet Explorer including temporary Internet files, cookies, auto complete data or passwords.

* Tweak IE : Divided into tabs that tweak Internet Explorer’s toolbars, browser menus and advanced settings. Tweaks range from disabling tab grouping and enforcing full screen mode to turning off Accelerators, restricting proxy changes and hiding toolbars or control panel options in the web browser.

* Restrictions : Restrict or disable various options in Internet Explorer like the Internet Connection Wizard, tabbed browsing, reset web settings or restricting users from enabling or disabling add-ons.

* Security : Configure security settings like InPrivate filtering or InPrivate browsing, phishing filters or managing smartscreen filters.

* Repair : Comes with several Internet Explorer repair options including re-registering dlls and oxcs files, fixing the Internet Explorer run once problem or switching from multi-process tabs to single process tabs.

untuk mendownload IE Tweaker anda dapat menklik pada link yang sudah saya sediakan dibawah postingan saya ini

download IE Tweaker : Download now

cara setting DNS Speedy

Para pengguna/ memakai layanan Telkom Speedy tentu pernah mengalami lupa nomor IP untuk setting DNS. Berikut tip singkat untuk mengetahui DNS Telkom Speedy.

1. Jalankan command prompt

Caranya: Start --> Run Ketik cmd [enter]

2. Cari IP address untuk host: nsjkt1.telkom.net.id

Di layar command prompt, jalankan nslookup, utility untuk mengetahui ip dari sebuah host.

Ketik perintah command prompt (cmd) seperti dibawah ini:

- nslookup nsjkt1.telkom.net.id
- nslookup nsjkt2.telkom.net.id
- nslookup nsjkt3.telkom.net.id

maka hasilnya kurang lebih seperti ini.




Silakan masukkan ketiga nomor IP (yg digaris merah) tersebut di setting DNS Anda seperti ini :




setelah selesai tutorial diatas coba test speednya di hxxp://speedtest.net




selamat mencoba

what is new today